PadangKini.com | Kamis, 28/06/2012, 15:19 WIB
PADANG--Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Padang akan menggelar diskusi transparansi anggaran bertema "Mempersoalkan Kebocoran Anggaran Pusat di Daerah" di Frappucino Coffee House, Padang, Jumat (29/6/2012) pukul 15.00 WIB.
Diskusi akan diikuti 15 jurnalis dari berbagai media di Padang dan koresponden media nasional. Sedangkan narasumber Doktor Hefrizal Handra dari Universitas Andalas dan anggota DPRD Sumatera Barat yang juga mantan aktivis anti korupsi, Abel Tasman.
Manajer Program AJI Padang,Yuafriza mengatakan, kegiatan diskusi tiga jam tersebut kelanjutan dari kegiatan workshop "Transparansi Anggaran" yang digelar dua minggu lalu yang diikuti 20 jurnalis Sumatera Barat, Riau, dan Jambi di Hotel Grand Inna Muara, Padang.
"Titik fokus diskusi ini membedah potensi kebocoran APBN yang ada di daerah untuk bidang pendidikan, infrastruktur (Pekerjaan Umum), dan kesehatan, termasuk kerawanan terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan di daerah," ujar Yuafriza melalui siaran pers yang diterima PadangKini.com, Kamis (28/6/2012).
Kebocoran anggaran pemerintah, kata Yuafriza, sudah menjadi isu utama media di Indonesia beberapa bulan terakhir, seperti mark up biaya perjalanan dinas sebagai salah satu modus penyimpangan anggaran APBN dan APBD.
"Berdasarkan laporan BPK sekitar 30 sampai 40 persen biaya perjalanan dinas dari total Rp18 triliun yang dianggarkan untuk setahun tidak jelas rimbanya, ironisnya biaya perjalanan dinas dari tahun ke tahun terus meningkat," katanya.
Contoh konkret dari penyimpangan itu, kata Yuafriza, seperti dirilis ICW mengenai anggaran pendidikan yang selalu mengalamai kenaikan setiap tahun, namun tidak berbanding lurus dengan peningkatan mutu pendidikan.
Pada tahun 2011 dianggarkan Rp266,9 triliun, tahun ini naik menjadi Rp286,6 triliun. Selama 2004 hingga 2011 penegak hukum telah menindak pelaku korupsi pendidikan sebanyak 233 kasus dengan kerugian negara Rp138,2 miliar. Pelaku korupsi tersebar mulai dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hingga pejabat dinas pendidikan, kepala sekolah, anggota DPR, dan anggota DPRD.
"Diskusi ini merupakan salah satu peran AJI sebagai lembaga profesi jurnalis untuk mendorong peingkatan kapasitas jurnalis, melalui diskusi ini peserta dapat mengetahui potensi dan kerawanan penyimpangan penyaluran anggaran pusat di daerah, sehingga jurnalis bisa memainkan perannya untuk mengawal penyaluran anggaran pada tiga bidang tersebut," katanya.
Pemateri Hefrizal akan membicarakan potensi kebocoran APBN di daerah, kerawanan penyimpangan serta trik membaca dugaan penyimpangan anggaran dalam APBD yang dananya berasal dari pemerintah pusat di tiga sektor tersebut.
Sedangkan Abel Tasman membicarakan topic implementasi anggaran APBN di daerah dan jejak penyimpangannya. Materi ini membahas penggunaan anggaran APBN dalam APBD Sumatera Barat dan jejak penyimpangan yang mungkin terjadi. (pkc)