PadangKini.com | Rabu, 27/06/2012, 22:40 WIB

PADANG-Kepala BNPB Syamsul Maarif dan istrinya Nanik Kadaryani akan dianugerahi gelar sang sako adat dengan acara pengukuhan atau "malewakan" di Istano Basa Pagaruyung, Tanahdatar, Sabtu (30/6/2012).
Syamsul akan diberi gelar "Yang Dipatuan Rajo Maulana Paga Alam". Sedangkan istrinya bergelar "Puti Reno Anggun Suri".
Proses pemberian gelar dimulai dari rumah pribadi Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim di parit Malintang, Padangpariaman sebagai asal-muasal pemberian gelar. Kemudian dilanjutkan dengan acara "Pati Ambalau" atau pengucapan sumpah-janji di INS Kayutanam, Kamis (28/6/2012).
Kabar rencana pemberian gelar kepada Syamsul Maarif sudah muncul sejak 6 bulan lalu. Pihak yang sibuk adalah Gubernur Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Muslim Kasim. Alasannya, sebagai Ketua BNPB Syamsul Maarif sangat peduli dan bekerja keras menangani bencana gempa dan tsunami di Sumatera Barat.
"Gelar ini juga mengartikan bahwa Bapak Syamsul Ma'arif telah diangkat menjadi keluarga besar masyarakat Minang dan Sumatera Barat dan sebagai mamak baru yang akan membimbing semua anak kemenakannya untuk dapat terus berbakti dan berkarya demi kemajuan Sumatera Barat," kata Muslim saat peresmian tugu korban gempa Patamuan, Padangpariaman, Rabu (27/6/2012).
Syamsul Maarif mengatakan, merasa bangga dengan kearifan lokal masayarakat Sumatera Barat yang selalu bersatu dan bermufakat untuk memecahkan semua permasalahan.
"Karena hal tersebutlah saya mau menjadi bagian dan keluarga masayarakat Sumatera Barat, untuk itu ke depan kita harapkan hal tersebut tetap menjadi pegangan kita semua, yaitu tekad bersatu dalam bermufakat," katanya di Patamuan seperti dikutip siaran pers Humas Pemrov Sumbar. (s)