BERITA » Lingkungan

Pemko Padang Keluhkan Mobil Sampah

PadangKini.com | Sabtu, 09/04/2011, 11:06 WIB

PADANG--Wakil Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengeluhkan banyaknya mobil sampah yang sudah tua dan beberapa sedang rusak.

Hal itu menurutnya menjadi penyebab tidak maksimalnnya pembuangan sampak kota ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Air Dingin.

"Sejak gempa 30 September 2009 mobil sampah diforsir untuk membantu evakuasi dan mengangkut material bekas gempa sehingga beberapa mengalami kerusakan, selain itu kontainer juga banyak yang rusak," katanya ditanya PadangKini.com tentang penanganan sampah tak maksimal di Kampus III Universitas Bung Hatta Jalan Gajah Mada, Gunung Pangilun, Padang, Jumat (8/4/2011).

Idealnya, kata Mahyeldi, Kota Padang memiliki 100 unit truk sampah. Namun saat ini Kota Padang baru punya belasan unit, 2 unit di antaranya dalam kondisi rusak.

"Kami sedang mengajak BUMN dan BUMD untuk membantu pengelolaan sampah, membantu kekurangan transportasi," ujarnya.

Sementara, Koordinator Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Bung Hatta (PSLH-UBH) Nasfryzal Carlo berpendapat, masalah pengelolaan sampah belum berjalan baik di Kota Padang tak hanya disebabkan transportasi, tapi juga sumber-sumber asal sampah, terutama perumahan.

"Kecendrungan masyarakat saat membuang limbah sampahnya ke TPS selalu mencampuradukkan sampah organik dan nonorganic, karena itu pemahaman masyarakat tentang jenis sampah, dampak pencemaran, dan kesadaran pengelolaan perlu didorong," katanya.

Sampah tidak terpilah mana yang organic dan kemasan atau barang bekas, menurutnya, menjadi penyebab bau sampah disudut-sudut kota menyengat. (joni)

Belum ada Komentar

iklan
  • ubh 2012